Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

SD Muhlas Prioritaskan Karakter, Mutu Pembelajaran, dan Talenta Siswa

Iklan Landscape Smamda
SD Muhlas Prioritaskan Karakter, Mutu Pembelajaran, dan Talenta Siswa
Isti’anah Hajar menyampaikan arah program sekolah dalam pertemuan bersama Komite dan Paguyuban Kelas di Aula AR Fachruddin Lantai 4 Gedung SD Muhlas, Sabtu (22/8/2026). Foto: Yuda Panuluh/PWMU.CO
pwmu.co -

SD Muhammadiyah 11 Surabaya (SD Muhlas) menetapkan karakter, mutu pembelajaran, dan pengembangan talenta siswa sebagai bagian penting dari arah pengembangan sekolah pada Tahun Ajaran 2026/2027.

Kebijakan tersebut menempatkan pendidikan tidak semata-mata pada capaian akademik. SD Muhlas ingin membangun ekosistem pendidikan yang mampu membentuk siswa berakhlak mulia, memiliki kemampuan berpikir, berprestasi, sekaligus menemukan dan mengembangkan potensi dirinya.

Humas SD Muhammadiyah 11 Surabaya Isti’anah Hajar, S.Pd mengatakan, arah pengembangan sekolah bertumpu pada lima fokus utama. Yakni karakter dan keislaman, mutu pembelajaran, prestasi peserta didik, pengembangan talenta, serta kemitraan sekolah dan orang tua.

“Sekolah tidak cukup hanya mengejar nilai akademik. Anak harus tumbuh sebagai pribadi yang berkarakter, memiliki kompetensi, dan diberi ruang untuk menemukan potensinya,” ujar Isti’anah saat menyampaikan arah program sekolah dalam pertemuan bersama Komite dan Paguyuban Kelas di Aula AR Fachruddin Lantai 4 Gedung SD Muhlas, Sabtu (22/8/2026).

Menurut dia, penguatan karakter dan keislaman menjadi fondasi utama. Sekolah membangun budaya religius dan positif melalui pembiasaan yang dilakukan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari siswa.

Program tersebut antara lain budaya 5S—senyum, salam, sapa, sopan, dan santun—salat dhuha dan salat fardu berjamaah, MABIT (Malam Bina Iman dan Takwa), Tahfidz Camp, hingga persiapan kelas khusus MBC (Tahfidz Khusus).

“Karakter tidak lahir dari satu-dua kegiatan. Karakter tumbuh dari pembiasaan yang dilakukan terus-menerus sampai menjadi budaya,” katanya.

Pembelajaran Tak Sekadar Mengejar Nilai

Pada aspek pembelajaran, SD Muhlas mengarahkan proses pendidikan pada pembelajaran yang bermakna, kreatif, dan kontekstual. Literasi dan numerasi menjadi bagian penting, diperkuat dengan pembelajaran berbasis proyek serta latihan critical thinking.

Pendekatan tersebut diharapkan membuat siswa tidak berhenti pada kemampuan menghafal materi. Mereka juga dilatih memahami persoalan, mengolah informasi, menyampaikan gagasan, bekerja sama, dan mencari solusi.

Isti’anah menegaskan, mutu pembelajaran harus bermuara pada kemampuan siswa menghadapi persoalan nyata.

“Pembelajaran harus membuat anak mampu berpikir, bukan sekadar mampu menjawab soal. Karena itu, kami ingin pengalaman belajar mereka semakin bermakna,” tuturnya.

Selain akademik, sekolah juga memberi perhatian pada prestasi dan pengembangan talenta. Setiap siswa didorong menemukan bidang yang sesuai dengan minat dan kemampuannya.

SD Muhlas menyediakan berbagai pilihan kegiatan, mulai dari Robotik, Coding, Sinematografi, Anggar, Futsal, Seni Tradisional, Hizbul Wathan, hingga IPM Kids.

Ragam pilihan tersebut menjadi ruang bagi siswa untuk mengembangkan keterampilan sekaligus belajar bekerja sama dan memimpin.

SMPM 5 Pucang SBY

“Setiap anak memiliki potensi yang berbeda. Tugas sekolah bukan menyeragamkan potensi itu, tetapi menemukan, mengarahkan, dan mengembangkannya,” ujar Isti’anah.

Untuk memberikan apresiasi terhadap capaian siswa, SD Muhlas juga menyiapkan sejumlah program beasiswa.

Di antaranya Beasiswa Akademik, Beasiswa Prestasi Lomba, serta Beasiswa Tahfidz Al-Qur’an untuk capaian 1 juz, 3 juz, dan 5 juz.

Orang Tua Jadi Mitra Pendidikan

Fokus pengembangan SD Muhlas juga mencakup kemitraan sekolah dan orang tua. Sekolah memandang pendidikan anak sebagai tanggung jawab bersama sehingga komunikasi antara sekolah dan keluarga perlu dibangun secara terbuka dan berkelanjutan.

Dalam konteks tersebut, Paguyuban Kelas tidak sekadar menjadi wadah silaturahmi orang tua. Paguyuban diharapkan menjadi jembatan komunikasi antara orang tua, komite, dan sekolah.

Aspirasi orang tua dapat disampaikan melalui mekanisme yang terarah sehingga menjadi masukan dalam pengembangan layanan pendidikan.

“Orang tua bukan hanya penerima informasi dari sekolah. Mereka adalah mitra yang memiliki peran penting dalam memastikan pendidikan anak berjalan secara utuh,” kata Isti’anah.

Pertemuan bersama Komite dan Paguyuban Kelas tersebut dihadiri Kepala SD Muhammadiyah 11 Surabaya Mursiah, S.Ag., Ketua Komite SD Muhlas Dra. Hj. Rahmi Aprilawati, M.M., Wakil Kepala Sekolah Endarwati Choiriyah, S.E., M.Pd.I., jajaran komite, serta pengurus paguyuban kelas.

Sinergi tersebut dibangun melalui prinsip musyawarah, ukhuwah, kejujuran, dan keterbukaan yang berlandaskan nilai-nilai Islam.

Melalui kolaborasi itu, sekolah dan orang tua menyepakati empat komitmen bersama: satu visi untuk mendukung kemajuan sekolah, satu komunikasi untuk menyampaikan informasi secara tepat, satu langkah untuk bekerja sama, dan satu tujuan untuk memberikan pendidikan terbaik bagi seluruh siswa.

Dengan arah tersebut, SD Muhlas berupaya menempatkan keunggulan sekolah bukan sekadar pada banyaknya program atau perolehan prestasi.

Lebih dari itu, keunggulan diukur dari kemampuan sekolah membangun ekosistem pendidikan yang menyatukan akhlak, kompetensi, prestasi, talenta, dan keterlibatan keluarga. (*)

Revisi Oleh:
  • Agus Wahyudi - 23/08/2026 14:21
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu