Pelaksanaan ibadah kurban pada Hari Kedua Hari Tasyrik 1447 H, Kamis (28/05/2026), di Lapangan SMP Muhammadiyah 1 (Spemutu) Gresik, berlangsung dengan pemandangan yang berbeda dari biasanya.
Bapak ibu guru panitia pelaksana kegiatan yang berhasil mengumpulkan kurban secara sarikat tiga ekor sapi dan 3 ekor kambing melakukan kegiatan pemotongan.
Tidak terlihat lagi antrean panjang potongan daging yang menumpuk lama atau kepanikan panitia yang kelelahan mencacah tulang secara manual.
Bone Saw Machine berstandar Industri
Tahun ini, panitia kurban sukses mengintegrasikan teknologi modern berupa bone saw machine berbasis standar industri.
Langkah ini terbukti berhasil merombak total proses pasca-penyembelihan menjadi jauh lebih cepat, efisien, dan yang pasti tetap mengutamakan keamanan bagi personalnya.
Proses pembagian tulang hewan kurban, seperti tulang kambing dan sapi yang terkenal keras dan tebal, biasanya menjadi tahapan yang paling menguras energi dan memakan waktu paling lama. Namun, kehadiran mesin pemotong tulang canggih ini mengubah segalanya.
Jika sebelumnya pemotongan tulang rusuk dan paha menggunakan kapak manual membutuhkan waktu hingga 10–15 menit per bagian, teknologi baru ini mampu menyelesaikannya hanya dalam hitungan detik.
Potongan yang dihasilkan pun sangat presisi dan seragam, sehingga mempermudah proses pengemasan ke dalam kantong-kantong kurban yang akan didistribusikan kepada warga sekitar.
Febiola Naomi Brillian, siswa koordinator bidang distribusi daging pun mengalami kemudahan dalam mengerjakan tugasnya.
Menurut dara kelahiran Gresik 13 tahun silam tersebut mesin potong tulang ini merupakan revolusi dalam praktek potong memotong tulang hewan kurban.
“Dengan alat ini, kami bisa memangkas waktu operasional hingga 70 persen. Alur kerja panitia kurban menjadi sangat efektif. Tidak ada lagi penumpukan daging yang berisiko menurunkan kualitas higienitasnya karena terlalu lama berada di ruang terbuka” ujarnya.
“Selain itu faktor efisiensi dan keefektifan, aspek keselamatan kerja menjadi sorotan utama dalam kegiatan pagi ini. Penggunaan kapak atau golok besar secara manual sering kali membawa risiko cedera tinggi, mulai dari luka sayat hingga serpihan tulang yang mengenai mata” tutupnya.
Fitur Keselamatan Mutakhir
Sebagai informasi, bone saw machine yang digunakan oleh panitia kurban Spemutu Gresik ini telah dilengkapi dengan berbagai fitur keselamatan mutakhir.
Antara lain pendorong daging otomatis yang berfungsi memastikan tangan operator berada dalam jarak yang sangat aman dari mata pisau gergaji yang berputar kencang.
Kemudian emergency stop yang berfungsi mematikan mesin untuk berhenti seketika apabila terjadi kendala teknis dan penggunaan mata pisau dari bahan stainless steel untuk menjamin higienitas daging tetap terjaga dan bebas dari kontaminasi karat.
Penggunaan teknologi ini menjadi edukasi penting bagi masyarakat bahwa pemanfaatan teknologi ini bukan hanya sekadar untuk mempercepat pekerjaan panitia, melainkan juga bagian dari edukasi kepada masyarakat dan para siswa.
Kegiatan kurban harus mulai beradaptasi dengan perkembangan zaman, memanfaatkan teknologi tepat guna untuk kemaslahatan bersama.
Melalui sinergi antara nilai-nilai ibadah dan kecanggihan teknologi, pelaksanaan kurban pada hari tasyrik di SMP Muhammadiyah 1 Gresik tahun 2026 ini berjalan dengan sangat kondusif.
Sebanyak ratusan paket daging kurban berhasil dikemas dengan rapi, bersih, dan siap didistribusikan kepada masyarakat yang berhak secara tepat waktu sebelum ibadah salat Zuhur tiba. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments