Sebanyak 30 siswa kelas 3 SD Muhammadiyah 18 Kalibaru belajar mengenal pencegahan kebakaran dan keselamatan melalui kegiatan Outdoor Class di Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Banyuwangi, Sabtu (19/9/2026).
Kegiatan tersebut didampingi 11 guru. Para siswa mendapatkan pembelajaran langsung mengenai tugas dan fungsi petugas pemadam kebakaran, penyebab kebakaran, langkah pencegahan, serta tindakan yang perlu dilakukan ketika menghadapi keadaan darurat.
Dalam kunjungan tersebut, siswa juga dikenalkan dengan sejumlah peralatan yang digunakan petugas dalam proses pemadaman dan penyelamatan. Pembelajaran secara langsung membuat siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan melalui penjelasan, tetapi juga dapat melihat peralatan serta mengenal pekerjaan petugas pemadam kebakaran.
Herwin Bahtiar Rosuli, staf Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Banyuwangi, menyampaikan pesan kepada siswa mengenai pentingnya mencegah kebakaran sekaligus menjaga lingkungan.
“Mencegah kebakaran berarti menjaga kehidupan, menjaga lingkungan berarti menjaga bumi untuk generasi yang akan datang,” ujarnya.
Para siswa terlihat antusias mengikuti rangkaian kegiatan. Mereka menyimak penjelasan yang diberikan dan mengamati berbagai peralatan yang digunakan petugas dalam menjalankan tugas pemadaman dan penyelamatan.
Materi pencegahan kebakaran juga dikaitkan dengan kepedulian terhadap lingkungan. Siswa diajak memahami bahwa kebakaran tidak hanya mengancam keselamatan manusia, tetapi juga dapat menimbulkan kerusakan pada lingkungan.
Dalam kegiatan tersebut, siswa dikenalkan pada kebiasaan sederhana yang dapat dilakukan untuk membantu mencegah kebakaran. Di antaranya tidak membakar sampah sembarangan, berhati-hati menggunakan sumber api dan peralatan listrik, serta menjaga lingkungan tetap bersih dan terawat.
Pembelajaran tersebut membuat siswa dapat melihat hubungan antara keselamatan dan kepedulian terhadap lingkungan dalam kehidupan sehari-hari. Pencegahan kebakaran tidak hanya dilakukan ketika api sudah muncul, tetapi juga melalui kebiasaan berhati-hati sebelum terjadi keadaan darurat.
Kartika Dany, guru kelas 3 SD Muhammadiyah 18 Kalibaru, mengatakan kegiatan Outdoor Class memberikan pengalaman belajar yang berhubungan langsung dengan kehidupan siswa.
“Anak-anak perlu memahami bahwa menjaga keselamatan dan menjaga lingkungan merupakan bagian yang tidak terpisahkan. Mereka belajar bahwa tindakan sederhana yang dilakukan setiap hari dapat menjadi bagian dari upaya mencegah kebakaran dan menjaga bumi,” ujarnya.
Kunjungan ke Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Banyuwangi menjadi bagian dari pembelajaran siswa kelas 3 SD Muhammadiyah 18 Kalibaru melalui pengalaman langsung di luar kelas. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments