Sekitar 3.200 peserta memadati area Kebun Binatang Surabaya (KBS) dalam gelaran Festival Aisyiyah Bustanul Athfal (FABA) 2026 yang diselenggarakan oleh Pimpinan Wilayah Ikatan Guru Aisyiyah Bustanul Athfal (PW IGABA) Jawa Timur, Kamis (11/6/2026).
Kegiatan ini diikuti murid Kelompok Bermain (KB) dan Taman Kanak-Kanak (TK) Aisyiyah se-Kota Surabaya, perwakilan peserta dari 38 kabupaten/kota di Jawa Timur, serta guru-guru KB dan TK Aisyiyah se-Jawa Timur.
Festival tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan pendidikan anak usia dini yang melibatkan peserta didik, guru, dan unsur pimpinan Aisyiyah dari berbagai daerah di Jawa Timur.
Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Pimpinan Wilayah Aisyiyah Jawa Timur, Majelis PAUD Dasar dan Menengah Pimpinan Wilayah Aisyiyah Jawa Timur, serta sejumlah tamu undangan dari organisasi dan lembaga pendidikan. Turut hadir perwakilan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Ketua PP PAUD, Forum PAUD, Ketua PGRI, Ketua IGTKI, Ketua IGRA, dan Ketua Himpaudi Provinsi Jawa Timur.
Dalam sambutannya, Ketua PW IGABA Jawa Timur, Eulis Su’adah, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya FABA 2026. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan festival pertama yang diselenggarakan oleh IGABA tingkat Jawa Timur.
“FABA ini adalah Festival Anak Bustanul Athfal yang pertama kali diselenggarakan oleh IGABA. Semoga FABA bisa berjalan tiap tahun, dan tahun-tahun berikutnya pelaksanaannya lebih bagus dan lebih meriah,” kata Eulis.
Eulis juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh guru dan peserta didik Aisyiyah dari berbagai daerah yang hadir dalam kegiatan tersebut.
“Luar biasa anak-anak dari seluruh Jawa Timur, dari ujung provinsi Banyuwangi, Pacitan, Tulungagung, dan daerah-daerah lain semua bersemangat melakukan perjalanan ke Kota Surabaya untuk memeriahkan festival,” kata Eulis.
Pada kesempatan itu, ia juga mengucapkan terima kasih kepada murid KB dan TK Aisyiyah Kota Surabaya yang turut memeriahkan acara melalui penampilan 1.000 pendekar Tapak Suci dan pentas seni peserta didik Kelompok Bermain Aisyiyah.
“Luar biasa anak-anak Aisyiyah, siang ini me’merah’kan Kebun Binatang Surabaya dengan seragam Tapak Sucinya,” ujarnya.
Ketua PW IGABA Jawa Timur yang juga menjabat Kepala TK Aisyiyah Bustanul Athfal 45 Bambe Gresik tersebut menjelaskan bahwa pelaksanaan FABA merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam menyemarakkan Milad ke-109 Aisyiyah. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi penanda penguatan peran IGABA sebagai organisasi profesi guru.
Menurut Eulis, IGABA berdiri sejak 10 Oktober 1997 dan pada tahun 2026 memasuki usia ke-29 tahun.
“Tahun ini IGABA berusia 29 tahun, sudah merupakan organisasi senior dengan pengalaman yang tidak perlu diragukan. Jadi sudah sangat mungkin jika IGABA sudah bisa berdiri dan menjadi organisasi mandiri.”
Ia menjelaskan bahwa kemandirian IGABA berlandaskan Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 67 Tahun 2024 yang menetapkan IGABA sebagai Organisasi Profesi Guru (OPG). Melalui berbagai kegiatan yang diselenggarakan, termasuk FABA, IGABA berupaya mendukung pengembangan kompetensi guru dan peserta didik.
“Dengan IGABA mandiri, kita maksimalkan kompetensi guru-guru Aisyiyah sehingga bisa mendidik anak-anak menjadi anak yang sholeh sholehah, berkarakter dan berilmu,” tutup Eulis.
Festival Aisyiyah Bustanul Athfal 2026 berlangsung dengan berbagai penampilan seni dan kegiatan edukatif yang melibatkan peserta didik dari berbagai daerah di Jawa Timur. Kegiatan tersebut juga menjadi ajang silaturahmi antarguru, peserta didik, dan pengelola lembaga pendidikan Aisyiyah. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments