Oleh: Muhsin MK
Rumah sakit dalam sejarah Islam sudah mulai dibangun sejak zaman Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam. Ketika terjadinya peperangan antara umat Islam dengan kaum kafir Quraisy.
Waktu itu Rasulullah sudah memerintahkan para sahabat membuat tenda khusus untuk umat Islam yang terluka dalam peperangan.
Hanya rumah sakit yang dibangun pada masa itu masih sederhana. Dalam bentuk bangunan dari tenda yang tidak permanen. Namanya pun beda dengan rumah sakit pada zaman modern saat ini.
Saat itu disebut rumah sakit berjalan. Karena tenda yang dibangun itu dapat dipindah pindah kan dari satu lokasi ke tempat yang lainnya. Baru kemudian saat perang Khandaq karena Madinah dikepung pasukan musuh mulai dibangun ditempat tertentu dan menetap.
Awal mula Rumah Sakit Islam
Semasa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam masih hidup gagasan mendirikan rumah sakit sudah ada. Beliau yang memerintahkan untuk membuat rumah sakit yang masih sederhana.
Bangunannya dibuat dari tenda. Pada awalnya dalam bentuk rumah sakit atau tenda perawatan berjalan. Setelah perang Khandaq lalu dibangun rumah sakit yang menetap di halaman Masjid Nabawi di Madinah Al Munawwarah.
Adalah Rufaidah binti Sa’ad Al Aslamiyah seorang dokter dan perawat pertama di zaman Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam yang mendapat tugas sebagai pimpinan rumah sakit tersebut.
Ialah orang yang pertama kali memberikan gagasan tentang perlunya klinik dan rumah sakit dalam Islam. Karena itu tenda-tenda yang telah dijadikan sebagai rumah sakit darurat pada saat terjadi perang Khandaq dinamai klinik Rufaidah.
Dalam menjaga tugasnya Rufaidah dibantu oleh beberapa orang perawat. Diantaranya saudara- nya sendiri:
- Kuaibah binti Sa’ad Al Aslamiyah.
- Ummu Athiyyah, nama aslinya Nusaibah binti Harits. Dia juga dikenal sebagai perawi hadits.
- Ummu Sulaim. Ibnu Abas bin Malik ini juga perawi hadits.
- Rubayyi binti Muawwidz. Dia juga seorang perawi hadits.
Pada masa itu fungsi rumah sakit Islam adalah memberikan pertolongan kepada para sahabat dan umat Islam yang terluka.
Mereka diberikan pengobatan dan perawatan dengan baik agar lukanya sembuh dan sehat kembali. Banyak obat yang sudah digunakan pada saat itu antar lain minyak Az Zaitun, yang dipakai untuk pengobatan luka parah dan ringan.
Perkembangan Rumah Sakit Islam
Rumah sakit Islam yang bermula dari tenda khusus di suatu tempat lama-lama bermeta- morfosis menjadi sebuah bangunan permanen.
Rumah sakit dalam wujud seperti ini mulai berdiri di zaman Kekhalifahan Bani Umayyah. Bangunan rumah sakit Islam permanen pertama dijumpai ketika zaman al-Walid (705-715 M).
Di era khalifah Umayyah ini berdiri rumah sakit tempat penanganan untuk tuna netra (orang buta) dan pengobatan bagi pasien terjangkit lepra.





0 Tanggapan
Empty Comments