Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Mengikuti English Camp SD Muwri Gresik di Pare Kediri

Iklan Landscape Smamda
Mengikuti English Camp SD Muwri Gresik di Pare Kediri
kegiatan English Camp siswa-siswi SD Muhammadiyah 1 Wringinanom (SD Muwri) Gresik dengan tema “SD Muwri Goes to Pare Kediri”. (Rahmat Syayid Syuhur/PWMU.CO).
pwmu.co -

SD Muhammadiyah 1 Wringinanom (SD Muwri) Gresik menggelar kegiatan English Camp dengan tema “SD Muwri Goes to Pare Kediri.”

Agenda ini terselenggara dalam upaya meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris sekaligus membangun kepercayaan diri dan kemandirian siswa,

Kegiatan yang diikuti oleh 12 siswa dan 2 guru pendamping tersebut resmi diberangkatkan oleh Kepala SD Muwri Miftakhul Muzdalifah SPd pada Selasa siang di stasiun Kereta Api Krian (15/9/2026) dan dijadwalkan berlangsung selama tiga hari.

Selama mengikuti kegiatan, rombongan SD Muwri melaksanakan pembelajaran bahasa Inggris di DEC FN (Dynamic English Course Flamboyan Nine), Pare, Kediri.

Interaksi Aktif Berbahasa Inggris

Program English Camp ini dirancang tidak hanya sebagai kegiatan pembelajaran bahasa asing di luar lingkungan sekolah.

Namun sekaligus sebagai pengalaman belajar yang memungkinkan siswa berinteraksi secara langsung dalam suasana yang mendukung penggunaan bahasa Inggris secara aktif.

Penanggung Jawab Kegiatan, Aziza Ulfa SPd mengatakan bahwa English Camp merupakan salah satu bentuk kegiatan yang diharapkan dapat memberikan pengalaman belajar yang lebih luas kepada para siswa.

Menurut Aziza, terdapat sejumlah tujuan yang ingin dicapai melalui pelaksanaan kegiatan “SD Muwri Goes to Pare Kediri” tersebut.

“Tujuan pertama adalah meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, khususnya pendidikan di Kecamatan Wringinanom, terutama bagi siswa SD Muwri” ujar Aziza.

Ia menjelaskan, pembelajaran bahasa Inggris tidak cukup hanya dilakukan melalui teori di dalam kelas. Siswa juga perlu mendapatkan kesempatan untuk mempraktikkan kemampuan bahasa yang mereka pelajari dalam situasi yang lebih nyata.

Karena itu, kegiatan English Camp di Pare diharapkan dapat menjadi sarana bagi siswa untuk belajar sekaligus memperoleh pengalaman baru.

Lingkungan belajar yang secara khusus memberikan pembiasaan bahasa Inggris diharapkan membuat siswa lebih berani menggunakan bahasa tersebut dalam komunikasi sehari-hari.

Tumbuhkan Percaya Diri

Tujuan kedua, lanjut Aziza, adalah menumbuhkan rasa percaya diri dan kemandirian siswa.

Selama mengikuti kegiatan di luar sekolah, siswa dituntut untuk dapat beradaptasi dengan lingkungan baru.

Mereka juga belajar mengatur berbagai kebutuhan selama mengikuti kegiatan, berinteraksi dengan teman-teman, guru pendamping, maupun pihak lembaga tempat mereka belajar.

“Anak-anak tidak hanya belajar bahasa Inggris. Mereka juga belajar percaya diri, mandiri, disiplin, dan bertanggung jawab terhadap dirinya sendiri” jelasnya.

Menurutnya, pengalaman semacam ini penting dalam proses pendidikan karena pembentukan karakter siswa tidak hanya berlangsung melalui pembelajaran akademik, tetapi juga melalui pengalaman langsung.

SMPM 5 Pucang SBY

Tujuan ketiga adalah menumbuhkan kesadaran siswa mengenai pentingnya mempelajari bahasa asing. Di tengah perkembangan dunia yang semakin terbuka, kemampuan berkomunikasi menggunakan bahasa asing dinilai menjadi salah satu bekal penting bagi generasi muda.

Aziza menilai penguasaan bahasa asing, termasuk bahasa Inggris, dapat membantu seseorang berkomunikasi dan beradaptasi ketika berada di lingkungan yang berbeda.

“Penguasaan bahasa asing merupakan salah satu kunci kita bisa survive di manapun kita berada, termasuk bahasa Inggris” katanya.

Sementara itu, tujuan keempat dari kegiatan ini adalah agar siswa mampu melafalkan dan berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris secara aktif.

Melalui pembelajaran intensif selama berada di Pare, siswa diharapkan tidak hanya memahami kosakata dan struktur kalimat, tetapi juga memiliki keberanian untuk menggunakannya dalam percakapan.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi kesempatan bagi siswa SD Muwri untuk merasakan atmosfer belajar bahasa Inggris di salah satu kawasan yang dikenal sebagai pusat pembelajaran bahasa Inggris di Pare, Kediri.

Daftar Peserta English Camp

Dengan konsep English Camp, proses belajar diharapkan berlangsung secara lebih menyenangkan dan tidak monoton. Siswa dapat memperoleh pengalaman belajar yang berbeda dari rutinitas pembelajaran di sekolah.

Adapun peserta kegiatan tersebut adalah

  • Muhammad Vidane Hidayatullah kelas 4 Muawiyah,
  • Zahra Ibtisama Putri Zens kelas 5 Zaid,
  • Achmad Rafli Putra Okta kelas 5 Thalhah;
  • Grady Andromeda Arifin kelas 6 Bilal,
  • Ghazia Sabilla Affisa kelas 6 Bilal,
  • Labibatun Najihah kelas 6 Bilal,
  • Manggala Brian Ayodya kelas 6 Bilal,
  • Nabila Esa Zhafira Wahyuningtyas kelas 6 Bilal
  • Aqila Jihan Septiani kelas 6 Salman, Ghaniyya Abeeda Putri Sumarlin kelas 6 Salman,
  • Muhammad Amar Muzaffar kelas 6 Ammar, serta
  • Khanza Aulia Shafira kelas 6 Ammar.

Pembelajaran diharapkan dapat memberikan suasana berbeda sehingga siswa lebih termotivasi untuk belajar dan berani mempraktikkan kemampuan bahasa Inggris mereka.

Bagi SD Muwri, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya sekolah dalam memberikan pengalaman pendidikan yang lebih beragam kepada siswa.

Pembelajaran tidak hanya diarahkan pada pencapaian akademik, tetapi juga pengembangan keterampilan komunikasi, karakter, keberanian, serta kemampuan beradaptasi.

Melalui kegiatan “SD Muwri Goes to Pare Kediri”, sekolah berharap para peserta pulang dengan membawa pengalaman baru, baik dalam kemampuan berbahasa Inggris maupun dalam hal kemandirian dan kepercayaan diri.

Kegiatan yang berlangsung pada (15–18/9/2026 ) tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai pengalaman belajar selama tiga hari.

Pengetahuan dan keberanian yang diperoleh siswa selama English Camp diharapkan dapat terus dipraktikkan ketika mereka kembali ke lingkungan sekolah dan rumah.

Revisi Oleh:
  • Danar Trivasya Fikri - 18/09/2026 10:07
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu