Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Naik Mobil Pikup, Wakil Ketua PDM Lamongan Tunjukkan Teladan Kesederhanaan di Baitul Arqam PRM Sendangagung

Iklan Landscape Smamda
Naik Mobil Pikup, Wakil Ketua PDM Lamongan Tunjukkan Teladan Kesederhanaan di Baitul Arqam PRM Sendangagung
Aksi Sederhana Ustadz Masroin Asafani Teladani Kesahajaan AR Fachruddin (Gondo Waloyo/PWMU.CO)
Oleh : Gondo Waloyo

Pemandangan berbeda terlihat di halaman SMP Muhammadiyah 12 Paciran, Lamongan, Jumat (17/7/2026). Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lamongan, Ustadz Masroin Asafani, M.A., datang untuk mengisi kegiatan Baitul Arqam Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Sendangagung menggunakan sebuah mobil pikup merah.

Kesederhanaan yang ditunjukkan mubaligh Muhammadiyah tersebut langsung menarik perhatian para peserta. Bukan karena jenis kendaraan yang digunakan, melainkan sikap rendah hati yang ditampilkan seorang pimpinan Muhammadiyah ketika memenuhi undangan dakwah.

Masroin berangkat dari kediamannya di Desa Keduyung, Kecamatan Laren, Lamongan. Ia menggunakan mobil pikup yang sehari-hari dipakai untuk berbagai keperluan operasional masyarakat.

Melalui pesan WhatsApp kepada panitia, Masroin mengaku tidak mempermasalahkan kendaraan yang digunakan selama dapat mengantarkannya menghadiri kegiatan dakwah.

“Yang penting saya bisa sampai ke lokasi dan membersamai warga persyarikatan. Naik kendaraan apa pun bukan persoalan. Dakwah tidak boleh dihalangi rasa gengsi,” tulisnya.

Sikap tersebut mendapat apresiasi dari peserta Baitul Arqam.

Salah seorang peserta, Yusuf Abidin, menilai kesederhanaan Masroin memberikan pelajaran berharga bagi para guru yang mengikuti kegiatan tersebut.

“Beliau tidak menunjukkan superioritas sebagai pimpinan. Justru yang kami lihat adalah keteladanan dalam kesederhanaan. Hal seperti ini yang menginspirasi,” ujarnya.

SMPM 5 Pucang SBY

Bagi sebagian peserta, sikap Masroin mengingatkan pada keteladanan almarhum KH AR Fachruddin, mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang dikenal sederhana dan membumi dalam menjalankan dakwah.

Dalam kegiatan tersebut, Masroin menyampaikan materi bertajuk Dakwah Muhammadiyah Menggembirakan. Ia mengajak para guru untuk menghadirkan dakwah yang menyejukkan, membangun optimisme, serta memperkuat semangat melayani umat.

Selain Masroin Asafani, Baitul Arqam juga menghadirkan sejumlah narasumber lain, yakni Drs. M. Anwar, M.Pd., Fathurrahim Syuhadi, M.M., Drs. KH Agus Salim Syukran, M.Pd.I., dan Imam Ghozali, S.T.

Kegiatan Baitul Arqam sehari yang digelar PRM Sendangagung tersebut diikuti 96 guru dari empat Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), yaitu SMP Muhammadiyah 12 Paciran, MI Muhammadiyah 13 Sendangagung, TPA Al-Ikhlas 014, dan PAUD Aisyiyah Sendangagung.

Melalui kegiatan ini, para peserta memperoleh pembinaan ideologi Muhammadiyah, penguatan dakwah, serta pembekalan kepemimpinan dalam mengelola amal usaha pendidikan.

Kesederhanaan yang ditunjukkan Masroin Asafani menjadi pesan tersendiri bagi seluruh peserta. Dakwah Muhammadiyah tidak diukur dari kendaraan atau kemewahan yang digunakan, melainkan dari ketulusan, keteladanan, serta kesediaan hadir membersamai umat dalam setiap kesempatan. (*)

Revisi Oleh:
  • Tanwirul Huda - 19/07/2026 14:49
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu