SMP Muhammadiyah 4 Porong yang terintegrasi dengan Muhammadiyah Boarding School Porong kembali menunjukkan kiprah di kancah internasional dengan mengirim delegasi dalam ajang International Muslim Youth Project Olympiad (MYPO) 3.0 yang berlangsung pada 28 April–2 Mei 2026 di Malaysia dan Singapura.
Dalam ajang ini, sekolah mengirimkan lima siswa dan satu guru pembimbing untuk berkompetisi dalam kategori proyek ilmiah sekaligus olimpiade pembelajaran.
Tim delegasi mengusung tema Coding dengan judul proyek:
“MOTIONMigo: Smart Wearable with Secure Posture Detection Logic”
Adapun anggota tim terdiri dari:
- Abdullah Aufa Nur Rochim
- Lionell Loepy Maarif
- Muchammad Isham Paundra Setiawan
- Anjani Salsabila Nadhifa
- Almira Iwana Adeliya
Rombongan berangkat dari Bandara Juanda pada Selasa pagi dan tiba di Kuala Lumpur International Airport beberapa jam kemudian. Perjalanan tersebut menjadi pengalaman berkesan bagi para siswa, terutama saat menikmati momen matahari terbit dari udara.
Setibanya di Malaysia, peserta mengikuti rangkaian kegiatan awal berupa kunjungan edukatif ke sejumlah destinasi ikonik seperti Putrajaya, Batu Caves, serta menjelajahi Kota Kuala Lumpur.
Kegiatan ini menjadi bagian dari pembelajaran kontekstual yang memperluas wawasan global sebelum melanjutkan agenda kompetisi ke Singapura.
Guru pembimbing, Khusnul Abidin, S.Pd.I, tidak hanya mendampingi siswa, tetapi juga berpartisipasi dalam kategori Best Practice Education dengan inovasi berjudul:
“Innovative Character Building through Hizbul Wathan”
Pendekatan ini menekankan pembentukan karakter berbasis gerakan kepanduan Muhammadiyah.
Kepala SMP Mudipat Porong, Rozaq Akbar, menegaskan bahwa MYPO bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan pengalaman pembelajaran kehidupan nyata bagi siswa.
Menurutnya, kegiatan ini melatih siswa untuk menjadi bagian dari masyarakat global sekaligus memberikan manfaat bagi sesama, sebagaimana nilai-nilai Islam yang diajarkan.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi dan pengalaman travel together, di mana siswa belajar hidup bersama, bekerja dalam tim, serta beradaptasi dengan berbagai karakter dan budaya.
Selain berkompetisi, para peserta juga mengikuti kegiatan pertukaran budaya bersama pelajar internasional. Momentum ini dimanfaatkan untuk memperkenalkan budaya Indonesia sekaligus meningkatkan kepercayaan diri dalam berinteraksi di tingkat global.
Antusiasme siswa terlihat dari semangat mereka untuk menambah pengalaman internasional, mempelajari hal baru, serta mempresentasikan karya inovatif yang telah dikembangkan.
Keikutsertaan delegasi SMP Muhammadiyah 4 Boarding School Porong dalam MYPO 3.0 menjadi langkah strategis dalam memperkuat eksistensi sekolah di level internasional.
Lebih dari sekadar kompetisi, pengalaman ini diharapkan mampu membentuk karakter, memperluas wawasan, serta membuka peluang masa depan yang lebih luas bagi para siswa.






0 Tanggapan
Empty Comments