Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Tiga Jejak, Satu Cahaya Ilmu: Merajut Mimpi hingga Meraih Gelar Doktor di UMM

Iklan Landscape Smamda
Tiga Jejak, Satu Cahaya Ilmu: Merajut Mimpi hingga Meraih Gelar Doktor di UMM
pwmu.co -

Tiga perjalanan akademik yang berbeda akhirnya bertemu pada satu titik. Dr. Maftuhah, M.Pd., Dr. Septyana Tentiasih, dan Dr. Khoeron menuntaskan ikhtiar panjang mereka dalam menempuh pendidikan hingga meraih gelar doktor di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).

Pencapaian tersebut menjadi hasil dari perjalanan panjang yang dilalui dengan proses belajar, penelitian, penulisan, diskusi, serta berbagai tahapan akademik. Di balik gelar yang kini melekat pada nama mereka, terdapat perjalanan yang membutuhkan ketekunan dan kesabaran.

Perjalanan menempuh pendidikan doktoral bukanlah proses singkat. Ada waktu, tenaga, dan pikiran yang dicurahkan dalam setiap tahap yang harus dilalui.

Bagi ketiganya, UMM tidak hanya menjadi tempat untuk menuntaskan pendidikan akademik. Kampus juga menjadi ruang untuk memperluas wawasan, memperkuat tradisi keilmuan, menempa cara berpikir, dan memahami tanggung jawab sebagai insan akademik.

“Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat.”

(QS. Al-Mujadilah: 11)

Proses menuju gelar doktor diwarnai berbagai tahapan. Membaca, menulis, berdiskusi, melakukan penelitian, memperbaiki gagasan, hingga menghadapi ujian akademik menjadi bagian dari perjalanan tersebut.

Setiap pencapaian memiliki proses yang harus ditempuh. Perjuangan panjang menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari perjalanan dalam menuntut ilmu.

“Dan bahwa manusia hanya memperoleh apa yang telah diusahakannya.”

(QS. An-Najm: 39)

Ayat tersebut menjadi pengingat tentang pentingnya ikhtiar dalam setiap proses yang dijalani. Perjalanan akademik ketiga doktor tersebut pun dilalui melalui proses panjang hingga akhirnya mencapai titik yang selama ini diperjuangkan.

SMPM 5 Pucang SBY

Kebersamaan juga menjadi bagian dari perjalanan mereka. Diskusi, saling menguatkan ketika menghadapi kesulitan, berbagi semangat, serta doa untuk menuntaskan pendidikan menjadi bagian dari proses yang dilalui.

Bagi Dr. Maftuhah, M.Pd., Dr. Septyana Tentiasih, dan Dr. Khoeron, gelar doktor menjadi penanda dimulainya fase baru dalam perjalanan akademik.

Gelar tersebut tidak sekadar menjadi tambahan di depan nama, tetapi juga membawa tanggung jawab untuk terus belajar, meneliti, mendidik, mengabdi, dan memberikan manfaat.

Ilmu yang diperoleh diharapkan tidak berhenti di lingkungan akademik, tetapi dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi pendidikan, persyarikatan, dan masyarakat.

Perjalanan ketiganya juga menjadi gambaran bahwa mimpi membutuhkan perjuangan untuk dapat diwujudkan. Doa, ikhtiar, dan kesabaran menjadi bagian dari proses menuju capaian yang diharapkan.

Kini, tiga perjalanan tersebut telah sampai pada satu titik.

Dr. Maftuhah, M.Pd.
Dr. Septyana Tentiasih
Dr. Khoeron

Tiga jejak yang berbeda bertemu dalam satu cahaya, yakni cahaya ilmu.

Gelar doktor yang diraih di Universitas Muhammadiyah Malang menjadi penanda berakhirnya satu tahapan perjalanan sekaligus awal untuk melangkah menuju pengabdian yang lebih luas.

Revisi Oleh:
  • Satria - 21/08/2026 09:17
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu