Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) melalui Fakultas Bisnis, Hukum, dan Ilmu Sosial (FBHIS) menyelenggarakan program Visiting Professor pada Senin (20/4/2026). Kegiatan ini dilaksanakan di K.H. Mas Mansyur Hall, Lantai 7, Gedung GKB 2 Kampus Umsida.
Program tersebut mengusung tema “Governance and Administrative Law for Strengthening Public Institutions” (Tata Kelola dan Hukum Administrasi untuk Penguatan Institusi Publik). Kegiatan ini menjadi bagian dari agenda akademik Program Studi S1 Administrasi Publik dalam menghadirkan perspektif internasional pada pembelajaran.
Dalam kegiatan ini, hadir dua narasumber di bidang administrasi publik. Narasumber pertama adalah Dr. Madlyn D. Tingco, DPA dari Pangasinan State University, Filipina, yang memaparkan perspektif internasional terkait peran hukum administrasi dalam tata kelola negara.
Narasumber kedua adalah Lailul Mursyidah, M.AP dari Universitas Muhammadiyah Sidoarjo yang menyampaikan materi mengenai tata kelola institusi publik di Indonesia. Kegiatan diskusi dipandu oleh Isna Fitria Agustina, M.Si sebagai moderator.
Ketua Program Studi Administrasi Publik Umsida, Ilmi Usrotin Choiriyah, M.AP, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pengembangan program studi.
“Kerja sama internasional ini adalah implementasi nyata dari komitmen kami. Melalui seminar ini, mahasiswa diharapkan mampu memahami isu governance yang tidak hanya terjadi di tanah air, tapi juga di negara-negara tetangga,” ujarnya.
Sementara itu, Dr. Madlyn D. Tingco menyampaikan kesannya selama mengikuti kegiatan di Umsida. Ia juga menyampaikan harapannya terhadap peluang kerja sama antarperguruan tinggi.
“Saya Madlyn D. Tinco, seorang dosen dari Pagasan State University Filipina, dan saya diundang sebagai visiting professor di Umsida. Para dosen, staf, dan pihak administrasi sangat ramah dan luar biasa dalam menyambut kami, dan kami sangat menghargai kebaikan ini. Saya memiliki harapan besar terhadap kolaborasi dengan Umsida. Ini merupakan kerja sama yang saling menguntungkan dalam lanskap pendidikan tinggi yang semakin terinternasionalisasi,” ujarnya.
Kegiatan Visiting Professor ini juga menjadi sarana pertukaran pengetahuan antara akademisi dari dua institusi. Selain itu, kegiatan ini sejalan dengan upaya penguatan kontribusi perguruan tinggi dalam pengembangan sistem publik yang transparan dan akuntabel.
Melalui pelaksanaan kegiatan ini, Program Studi Administrasi Publik Umsida memberikan ruang bagi mahasiswa untuk memperoleh wawasan mengenai praktik tata kelola publik dari berbagai perspektif. Hal ini diharapkan dapat mendukung kesiapan mahasiswa dalam menghadapi tantangan di bidang administrasi publik. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments