Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Mahasiswa PLP Kelompok 70 Umsida Hadirkan Rumah Bertumbuh untuk Anak Desa Sumurgayam

Iklan Landscape Smamda
Mahasiswa PLP Kelompok 70 Umsida Hadirkan Rumah Bertumbuh untuk Anak Desa Sumurgayam
pwmu.co -

Mahasiswa Program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) Kelompok 70 Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) menghadirkan program Rumah Bertumbuh di Desa Sumurgayam, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan.

Program yang bergerak di bidang pendidikan dan keagamaan tersebut menjadi ruang pendampingan bagi anak-anak untuk belajar sekaligus mengaji di luar kegiatan pendidikan formal.

Rumah Bertumbuh dilaksanakan selama enam pekan dan resmi berakhir pada Selasa (25/8/2026). Selama pelaksanaannya, mahasiswa menjalankan dua kegiatan utama, yakni les privat dan pendampingan mengaji bagi anak-anak mulai jenjang PG/PAUD hingga kelas 6 SD/MI.

Kegiatan tersebut menjadi bentuk kepedulian mahasiswa PLP Kelompok 70 terhadap kebutuhan pendampingan pendidikan anak-anak di Desa Sumurgayam. Selain membantu memahami materi pembelajaran, mahasiswa juga mendampingi anak-anak dalam meningkatkan kemampuan membaca dan mempelajari Al-Qur’an.

Kegiatan les privat diikuti sekitar 15 anak dari kelas 1 hingga kelas 6 SD/MI. Pendampingan dilaksanakan setiap Senin hingga Rabu pukul 19.00–20.00 WIB di Posko Perempuan PLP Kelompok 70.

Materi yang diberikan meliputi Al-Qur’an Hadis, Bahasa Arab, Fikih, Sejarah Kebudayaan Islam (SKI), dan Akidah Akhlak.

Mahasiswa memberikan pendampingan sesuai kebutuhan masing-masing anak. Mulai dari membantu mengerjakan tugas sekolah, menjelaskan materi yang belum dipahami, hingga memberikan latihan soal.

Pendampingan secara langsung tersebut juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk membangun kedekatan dengan anak-anak dan masyarakat di lingkungan sekitar.

Selain les privat, mahasiswa PLP Kelompok 70 juga terlibat dalam pendampingan kegiatan mengaji di TPQ Musholla Ar-Rohmah.

Sebelum kegiatan berlangsung, mahasiswa melakukan koordinasi dengan pengurus TPQ, Bu Karmudi, terkait rencana keterlibatan mereka dalam proses pembelajaran Al-Qur’an.

Pada kegiatan pembukaan, Bu Karmudi memperkenalkan mahasiswa Umsida kepada anak-anak TPQ sekaligus menyampaikan bahwa mereka akan ikut mendampingi kegiatan mengaji selama program berlangsung.

Ketua PLP Kelompok 70 Umsida, Winne, menjelaskan bahwa kehadiran mahasiswa bukan untuk menggantikan peran ustadzah, melainkan membantu dan mendukung kegiatan pembelajaran mengaji.

SMPM 5 Pucang SBY

“Kedatangan kami di sini untuk ikut mengajar ngaji bersama. Kami berharap selama kegiatan ini kami bisa membantu dan mendampingi adik-adik dalam belajar mengaji. Kami juga mohon arahan dari Bu Karmudi dan ustadzah selama kami menjalankan kegiatan di sini,” ujar Winne.

Dalam pelaksanaannya, sebanyak 16 mahasiswa PLP Kelompok 70 dibagi menjadi dua kelompok. Masing-masing kelompok terdiri atas delapan mahasiswa yang mendampingi sekitar 32 anak peserta mengaji.

Materi pembelajaran disesuaikan dengan kemampuan anak, mulai dari membaca Iqra’ dan Al-Qur’an, mengenal huruf hijaiyah, memperbaiki pelafalan, meningkatkan ketepatan bacaan, menghafal surat pendek, hingga menghafalkan doa sehari-hari.

Metode pembelajaran dilakukan melalui membaca secara bergantian, praktik langsung, hafalan, tanya jawab, serta pendampingan individu bagi anak-anak yang mengalami kesulitan.

Selama enam pekan pelaksanaan, Rumah Bertumbuh mendapat dukungan dari orang tua, masyarakat sekitar, serta tokoh masyarakat Desa Sumurgayam. Dukungan tersebut membantu mahasiswa dalam menjalankan kegiatan sekaligus meningkatkan partisipasi anak-anak.

Program ini memberikan tambahan pendampingan belajar serta membantu anak-anak dalam membaca Iqra’ dan Al-Qur’an, menguatkan hafalan surat pendek, dan membiasakan kegiatan belajar serta mengaji secara rutin.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan sempat mengalami penyesuaian pada 17–19 Agustus 2026 karena bertepatan dengan agenda lomba kemerdekaan di lingkungan masyarakat. Meski demikian, mahasiswa tetap melanjutkan program dengan menyesuaikan kondisi peserta.

Sebelum program berakhir, mahasiswa PLP Kelompok 70 melaksanakan kegiatan penutupan sekaligus berpamitan kepada pengurus TPQ, ustadzah, dan anak-anak peserta mengaji.

Melalui Rumah Bertumbuh, mahasiswa PLP Kelompok 70 Umsida tidak hanya memberikan pendampingan di bidang pendidikan dan keagamaan, tetapi juga membangun hubungan sosial bersama masyarakat Desa Sumurgayam.

Setelah kegiatan mahasiswa berakhir, semangat belajar dan mengaji yang selama enam pekan dibangun bersama diharapkan tetap tumbuh di tengah anak-anak Desa Sumurgayam.

Revisi Oleh:
  • Satria - 27/08/2026 10:18
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu