Majelis Tabligh dan Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Banyuwangi sukses menggelar Festival Anak Sholeh Muhammadiyah (FASHMU) 2026 di SMKS Muhammadiyah 4 Glenmore, Selasa (16/6/2026).
Kegiatan ini menjadi ajang pengembangan bakat, kreativitas, dan syiar Islam bagi generasi muda Muhammadiyah di Banyuwangi. Festival yang berlangsung meriah tersebut diikuti peserta dari berbagai daerah dengan semangat kompetisi yang menjunjung nilai-nilai Islami. Peserta cabang lomba ini mulai dari anak-anak hingga dewasa.
Untuk cabang lomba yang dipertandingkan meliputi Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) kategori usia 5-12 tahun dan 13-17 tahun untuk putra dan putri. Selain itu, terdapat Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ) kategori 5-12 tahun serta 13-17 tahun yang menguji kemampuan hafalan Al-Qur’an peserta.
Suasana semakin semarak dengan adanya lomba Pildacil (Pilihan Da’i Cilik) kategori usia 5-12 tahun yang digelar di aula utama. Para peserta tampil percaya diri menyampaikan dakwah Islam dengan gaya komunikatif dan penuh semangat.
Tak hanya itu, panitia juga mengadakan Lomba Qiraatul Kutub (LQK), Lomba Kaligrafi Islam (LKI), serta Lomba Syarhil Qur’an (LSQ) kategori usia 13–17 tahun untuk putra dan putri. Khusus LSQ, setiap tim terdiri dari tiga orang yang menampilkan kemampuan penyampaian kandungan ayat Al-Qur’an secara kompak dan menarik.
Dalam bidang praktik ibadah, Festival Anak Sholeh Muhammadiyah juga menggelar Lomba Muadzin (LM) kategori putra usia 13–17 tahun serta Lomba Imam Sholat (LIS) kategori putra usia 15–30 tahun. Kedua lomba tersebut bertujuan membentuk kader umat yang memiliki kualitas kepemimpinan dalam ibadah.
Pembinaan Karakter Siswa
Waka Kesiswaan SMKS Muhammadiyah 4 Glenmore, Abd Halim, S.Pd, menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki peran penting dalam pembinaan karakter siswa dan generasi muda Islam.
“Festival Anak Sholeh Muhammadiyah ini bukan sekadar ajang lomba, tetapi merupakan sarana pembinaan untuk membentuk generasi Qurani yang berakhlak mulia, percaya diri, serta memiliki semangat dakwah sejak dini. Kami berharap kegiatan ini dapat melahirkan peserta yang tidak hanya unggul dalam lomba, tetapi juga kuat dalam nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Selain menjadi ajang perlombaan, FASHMU 2026 juga menjadi ruang silaturahmi antar peserta dari berbagai daerah di Banyuwangi. Para peserta terlihat antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan penuh semangat dan sportivitas yang tinggi.
Panitia berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan secara rutin setiap tahun sebagai bentuk komitmen dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat dalam spiritual dan berkarakter Islami. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan syiar Islam di lingkungan pendidikan Muhammadiyah semakin berkembang dan memberikan dampak positif bagi masyarakat luas. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments