Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Muhammadiyah dan Persejasi Jajaki Kerja Sama, Walking Football Siap Dikembangkan Nasional

Iklan Landscape Smamda
Muhammadiyah dan Persejasi Jajaki Kerja Sama, Walking Football Siap Dikembangkan Nasional
pwmu.co -

Lembaga Pengembangan Olahraga Pimpinan Pusat Muhammadiyah menjajaki kerja sama dengan Persatuan Sepakbola Jalan Kaki Seluruh Indonesia (Persejasi) untuk mengembangkan olahraga walking football atau sepak bola jalan kaki sebagai olahraga masyarakat, khususnya bagi warga berusia 50 tahun ke atas.

Penjajakan kerja sama tersebut dibahas dalam pertemuan yang berlangsung di Gedung Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Jalan Menteri Supeno Nomor 42, Sorosutan, Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Jumat (3/7/2026).

Melalui kolaborasi ini, kedua pihak menargetkan pembentukan 1.000 komunitas walking football dengan memanfaatkan jaringan kampus, sekolah, rumah sakit, hingga pengurus cabang dan ranting Muhammadiyah di seluruh Indonesia.

Rektor Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Prof. Dr. Achmad Nurmandi, M.Sc., menyambut baik gagasan pengembangan olahraga jalan kaki tersebut.

Menurutnya, jaringan Muhammadiyah yang tersebar di seluruh Indonesia menjadi modal besar untuk memperluas sosialisasi walking football kepada warga Persyarikatan.

“Muhammadiyah punya pengurus di seluruh Indonesia, sehingga cabang olahraga ini bisa cepat menyebar melalui kampus dan amal usaha Muhammadiyah. Banyak warga kita penggemar sepak bola, tapi usianya sudah tidak memungkinkan lagi bermain dengan tempo tinggi,” katanya.

Ketua LPO PP Muhammadiyah, Dr. Gatot Sugiharto, M.H., menjelaskan bahwa kerja sama tersebut berawal dari komunikasi antara Ketua Persejasi, Hendra Hartono, dengan LPO PP Muhammadiyah.

Ia menilai gagasan tersebut selaras dengan tiga fokus pengembangan olahraga Muhammadiyah, yaitu olahraga pendidikan, olahraga prestasi, dan olahraga masyarakat.

Gatot menjelaskan bahwa pada bidang olahraga pendidikan, Muhammadiyah telah memiliki 29 program studi olahraga di 164 perguruan tinggi Muhammadiyah di seluruh Indonesia, ditambah sejumlah sekolah menengah yang membuka kelas khusus olahraga.

Sementara pada sektor olahraga prestasi, Muhammadiyah membina atlet melalui Perguruan Tapak Suci Putra serta telah menyelenggarakan ajang internal Muhammadiyah Games.

SMPM 5 Pucang SBY

Untuk olahraga masyarakat, LPO PP Muhammadiyah memiliki program rutin “Ngaji Olahraga” yang akan dimanfaatkan sebagai media sosialisasi walking football kepada warga Muhammadiyah.

Ketua Persejasi, Hendra Hartono, menjelaskan bahwa organisasinya berdiri pada September 2021 dengan mengadaptasi konsep walking football dari Inggris yang disesuaikan dengan kondisi masyarakat Indonesia.

Saat ini Persejasi berada di bawah naungan Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI).

Menurut Hendra, kerja sama dengan Muhammadiyah berpotensi meningkatkan Indeks Pembangunan Olahraga Indonesia sekaligus menjadi media dakwah melalui gaya hidup sehat.

Ia menambahkan bahwa jaringan rumah sakit dan perguruan tinggi Muhammadiyah dapat dimanfaatkan untuk berbagai program edukasi kesehatan, seperti seminar pencegahan diabetes, hipertensi, stroke, hingga penanganan cedera olahraga.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak juga merancang penyelenggaraan Muhammadiyah Walking Football Championship sebagai bagian dari persiapan menghadapi Festival Olahraga Rekreasi Nasional yang diselenggarakan KORMI setiap dua tahun.

Selain itu, jaringan Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) di berbagai negara juga akan dijajaki untuk memperkenalkan walking football di tingkat internasional.

Revisi Oleh:
  • Satria - 04/07/2026 14:59
Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu