Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

PWM Jatim Sambut Mendiktisaintek Prof Brian Yuliarto, Ungkap Kekuatan AUM di Jatim

Iklan Landscape Smamda
PWM Jatim Sambut Mendiktisaintek Prof Brian Yuliarto, Ungkap Kekuatan AUM di Jatim
Ketua PWM Jatim, Prof Sukadiono menyambut kedatangan Mendiktisaintek, Prof Brian Yuliarto. Foto: Istimewa/PWMU.CO
Oleh : Wildan Nanda Rahmatullah
pwmu.co -

Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur menyambut hangat kedatangan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Republik Indonesia, Prof Brian Yuliarto, pada Sabtu (9/5/2026).

Kedatangan Prof Brian di Kantor PWM Jawa Timur berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kekeluargaan. Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua PWM Jatim Prof Dr dr Sukadiono MM, jajaran Wakil Ketua PWM Jatim, Penasehat PWM Jatim Prof Jainuri, Sekretaris PWM Jatim Prof Biyanto, serta jajaran Pimpinan Wilayah Aisyiyah (PWA) Jawa Timur.

Dalam kesempatan itu, Ketua PWM Jatim Prof Sukadiono memaparkan perkembangan amal usaha Muhammadiyah di Jawa Timur yang terus berkembang di berbagai bidang, mulai pendidikan, kesehatan, hingga sosial keagamaan.

“Saat ini ada 38 PDM di Jawa Timur dengan sekitar 1.050 amal usaha pendidikan mulai SD hingga SMA/SMK. Untuk TK Aisyiyah ada sekitar 1.400,” ujar Prof Sukadiono.

Ia juga menyampaikan bahwa Muhammadiyah Jawa Timur kini memiliki 39 rumah sakit dan tengah memproses pembangunan Rumah Sakit Umsida.

“Pola kami, apabila ada rumah sakit Muhammadiyah yang kurang bagus, maka rumah sakit yang sudah settle kami minta untuk membina. Jadi ada penguatan antaramal usaha,” katanya.

Selain rumah sakit, Muhammadiyah Jawa Timur juga memiliki 54 klinik, 151 Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA), lima Muhammadiyah Senior Care (MSC), 1.556 masjid, serta 521 musala.

Prof Sukadiono memperkirakan warga Muhammadiyah di Jawa Timur mencapai sekitar 15 persen dari total 48 juta penduduk Jawa Timur.

SMPM 5 Pucang SBY

“Meski jumlahnya tidak besar, tetapi kiprah Muhammadiyah jauh lebih besar dalam pelayanan masyarakat,” tuturnya.

Ia menambahkan, PWM Jatim terus mendorong pemerataan kesejahteraan antar daerah melalui sinergi amal usaha yang telah berkembang.

“Kami berusaha memaksimalkan daerah yang belum memiliki rumah sakit agar dibantu rumah sakit Muhammadiyah yang sudah besar. Contohnya di Magetan belum punya rumah sakit, maka kami meminta RS Aisyiyah Ponorogo untuk membantu,” jelasnya.

Tak hanya itu, Prof Sukadiono juga mengungkapkan capaian perguruan tinggi Muhammadiyah di Jawa Timur.

“Alhamdulillah, saat ini ada lima universitas Muhammadiyah di Jawa Timur yang sudah terakreditasi unggul,” ungkapnya.

Kunjungan Mendiktisaintek Prof Brian Yuliarto ini menjadi momentum silaturahmi sekaligus penguatan sinergi antara pemerintah dan Muhammadiyah dalam memajukan pendidikan, kesehatan, dan pelayanan masyarakat di Indonesia. (*)

Revisi Oleh:
  • Wildan Nanda Rahmatullah - 09/05/2026 12:58
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu