Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Sosialisasi P4GN BNN Gresik Ramaikan MPLS Spemajugres

Iklan Landscape Smamda
Sosialisasi P4GN BNN Gresik Ramaikan MPLS Spemajugres
Sosialisasi P4GN oleh Penyuluh Narkoba Ahli Muda BNN Kabupaten Gresik, Basuki Risdiyanto SPd MM, dalam MPLS Spemajugres Kamis, (16/7/2026). (M Ulul/PWMU.CO).
pwmu.co -

Murid SMP Muhammadiyah 7 Cerme Gresik (Spemajugres) berseragam batik khas Muhammadiyah memasuki masjid Sabilul Muttaqin di Jl Raya Morowudi Cerme Gresik.

Mereka mengikuti Sosialisasi P4GN oleh pemateri Basuki Risdiyanto SPd MM. Basuki merupakan Penyuluh Narkoba Ahli Muda BNN Kabupaten Gresik.

Sebagai informasi, P4GN adalah Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba.

Acara tersebut dimulai dari pukul 08.00 sampai pukul 10.30, Kamis (16/7/2026). Dalam kegiatan MPLS pada hari keempat ini diisi dengan acara sosialisasi P4GN yang diikuti oleh murid kelas 7 sampai kelas 9.

MPLS Spemajugres dimulai pada senin (13/7/2026) mulai pukul 06.45 sampai pukul 10.00 WUB. Kegiatan hari tersebut dimulai dari salam sapa murid baru di pintu gerbang masuk sekolah, kemudian dilanjutkan dengan apel pembukaan MPLS, dan terakhir pembekalan MPLS, lalu murid dipulangkan.

Berlanjut pada Selasa hingga Rabu (14-15/7/2026), usai salam sapa murid baru, para murid mengikuti sholat dhuha, pagi ceria, materi, istirahat lanjut materi lagi dan sholat dhuhur.

Setelah sholat dhuhur, refleksi dan doa penutup. Begitulah MPLS berjalan dari mulai Hari Senin sampai hari Rabu. Hingga pada kamis (16/7/2026), murid kelas 7, kelas 8, dan kelas 9 berkumpul di Masjid Sabilul Muttaqin untuk menerima pencerahan dari Basuki Risdiyanto SPd MM mengenai sosialisasi P4GN.

Ciptakan Lingkungan Bersih Narkoba

Pembawa acara dalam kegiatan ini adalah anak IPM, dengan susunan acaranya meliputi pembukaan, sambutan kepala sekolah yaitu Yuli Kusminarsih SPd, pembacaan ayat suci Al Qur’an, sosialisasi P4GN, dan terakhir sesi tanya jawab dengan murid-murid.

“Mengapa harus ada sosialisasi P4GN” tanya Yuli kepada para murid. “Karena murid SMP memasuki usia remaja maka harus tahu apa itu narkoba dan bahayanya” terangnya.

Mengingat narkoba yang dapat merusak diri, keluarga dan masa depan, maka sudah sewajarnya para murid mengenal dampak negatif hingga cara menghindari narkoba.

Gerakan ini adalah gerakan nasional di Indonesia yang dikelola oleh BNN (Badan Narkotika Nasional), dan menjadi gerakan bersama dengan seluruh masyarakat menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba.

SMPM 5 Pucang SBY

“Bila siapa pun mempunyai masalah, maka jangan sekali-kali menyentuh narkoba, karena narkoba itu bukan solusinya tapi awal kehancuran, sekali mencoba bisa ketagihan karena itu jauhi narkoba, selamatkan masa depanmu” terang Basuki.

Pada kesempatan tersebut, anak-anak berkenalan dengan gambar jenis-jenis narkoba yang pernah beredar. Sebagai contoh ganja, sabu-sabu, ekstasi, kokain, heroin, ganja sintetis, pil koplo, double L, shisha atau liquid, inhalan, sedatif atau hipnotik, dan PCP atau angel dust.

Lebih lanjut, ia menyampaikan materi kepada anak-anak yang berkaitan dengan segala hal tentang narkoba. Berkaitan dengan dampak narkoba, berikut merupakan pengaruh negarif dari narkoba:

  1. Merusak kesehatan fisik dan mental
  2. Menurunkan prestasi dan masa depan
  3. Memutus hubungan dengan keluarga
  4. Berurusan dengan hukum, penjara menanti.

Alasan Terjerumus Narkoba

Di samping itu, Basuki menegaskan beberapa penyebab mengapa remaja terjerumus narkoba. Antara lain rasa ingin tahu yang tinggi, pengaruh teman, kurangnya pengawasan orang tua, masalah keluarga, tekanan hidup, hingga kurang pengetahuan tentang bahayanya narkoba.

Basuki juga menerangkan bahwa terdapat tanda-tanda tertentu seseorang yang terjerumus ke dalam narkoba, yaitu:

  1. Perubahan perilaku, misalnya menjadi pendiam, suka menyendiri, dan lain-lain
  2. Mata merah dan sayu
  3. Sering mengantuk
  4. Perubahan nafsu makan dan berat badan
  5. Prestasi belajar menurun
  6. Menarik diri dari lingkungan
  7. Sering meminta uang tanpa alasan
  8. Perubahan penampilan
  9. Menyimpan barang mencurigakan
  10. Gangguan kesehatan.

Lanjut Basuki, sekolah dapat melakukan beberapa hal jika ingin bersih dari narkoba:

  1. Menolak segala bentuk narkoba
  2. Menjadi teladan bagi teman
  3. Aktif mengikuti kegiatan positif di sekolah
  4. Meningkatkan pengetahuan bahaya narkoba
  5. Mengingatkan dan mengajak teman jauhi narkoba
  6. Melaporkan kepada guru atau pihak sekolah bila ada peredaran dan penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekolah
  7. Bijak menggunakan media sosial
  8. Menjaga lingkungan sekolah yang aman dan nyaman
  9. Membangun karakter yang kuat
  10. Menjadi duta anti narkoba.

Dengan melakukan hal-hal di atas maka sekolah akan Bersinar (Bersih dari Narkoba) karena pelajar merupakan garda terdepan dalam mewujudkan sekolah bersih dari narkoba.

Kegiatan ekstra kurikuler juga merupakan kegiatan yang mendukung sekolah bersih dari narkoba. Contohnya dengan mendorong anak-anak mengikuti ekstra kurikuler seperti pramuka, olahraga, Paskibraka, PMR, KIR, Jurnalistik, Tata Boga, dan lain sebagainya.

Revisi Oleh:
  • Danar Trivasya Fikri - 18/07/2026 10:21
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu