Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Aisyiyah Itu Sayap yang Melengkapi Perjuangan Muhammadiyah

Iklan Landscape Smamda
Aisyiyah Itu Sayap yang Melengkapi Perjuangan Muhammadiyah
Ketua Pimpinan Wilayah Aisyiyah Jawa Timur, Rukmini Amar, dalam Pengajian Ahad Pagi Pimpinan Daerah Muhammadiyah Trenggalek, (Foto: Kamas Tontowi/PWMU.CO)
pwmu.co -

Keberadaan Aisyiyah dalam Persyarikatan Muhammadiyah tidak dapat dipahami sekadar sebagai organisasi otonom perempuan. Sejak awal berdirinya, Aisyiyah memang dirancang untuk menjadi mitra strategis yang melengkapi perjuangan Muhammadiyah.

Pesan itu disampaikan Ketua Pimpinan Wilayah Aisyiyah (PWA) Jawa Timur, Dra. Hj. Rukmini Amar, M.AP, dalam Pengajian Ahad Pagi Pimpinan Daerah Muhammadiyah Trenggalek, (5/7/2026). Dalam pemaparannya, ia mengajak peserta melihat kembali sejarah berdirinya organisasi perempuan Muhammadiyah berdasarkan fakta-fakta historis.

Menurut Rukmini, Aisyiyah punya kewenangan untuk mengembangkan amal usaha secara mandiri. Mulai dari bidang pendidikan, kesehatan, sosial, hingga pemberdayaan masyarakat. Meski demikian, keberadaan amal usaha Aisyiyah bukanlah untuk bersaing dengan amal usaha Muhammadiyah.

“Aisyiyah bukan pesaing Muhammadiyah, tetapi pelengkap dan penyempurna perjuangan Muhammadiyah,” ujar Rukmini

Ia kemudian mengibaratkan hubungan Muhammadiyah dan Aisyiyah seperti dua sayap seekor burung. Burung tidak akan mampu terbang dengan sempurna apabila hanya memiliki satu sayap. Begitu pula Muhammadiyah. Gerakan dakwah dan tajdid yang diusung Persyarikatan membutuhkan peran laki-laki dan perempuan yang berjalan beriringan.

Kesadaran itulah yang kemudian melahirkan Aisyiyah pada 1917. Organisasi perempuan ini didirikan sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari gerakan Muhammadiyah.

Selain itu, Rukmini juga mengajak peserta mengenali sejarah pendidikan yang dirintis Aisyiyah. Selama ini masyarakat lebih mengenal Taman Kanak-kanak Aisyiyah Bustanul Athfal (TK ABA) sebagai lembaga pendidikan pertama yang didirikan organisasi tersebut.

Padahal, berdasarkan catatan sejarah, lembaga pendidikan pertama yang berhasil didirikan Aisyiyah sekitar dua tahun setelah organisasi itu berdiri adalah Froebel School. “Sekolah yang mengadopsi konsep pendidikan anak usia dini yang berkembang di Eropa pada masa itu,” jelas Rukmini.

SMPM 5 Pucang SBY

Model pendidikan tersebut kemudian menjadi fondasi penting bagi pengembangan pendidikan anak usia dini di lingkungan Aisyiyah. Seiring perkembangan organisasi, lembaga itu terus mengalami penyempurnaan hingga akhirnya dikenal luas sebagai TK Aisyiyah Bustanul Athfal yang kini tersebar di berbagai daerah di Indonesia.

Aisyiyah Itu Sayap yang Menyempurnakan Perjuangan Muhammadiyah
Peserta Pengajian Ahad Pagi Pimpinan Daerah Muhammadiyah Trenggalek, (Foto: Kamas Tontowi/PWMU.CO)

Sebelum tabligh akbar, acara diawali dengan berbagai penampilan siswa-siswi TK ABA, MI Muhammadiyah, dan MTs Muhammadiyah se-Gandusari. Suasana semakin khidmat dengan pengajian iftitah yang disampaikan Wakil Ketua PDM Trenggalek, Suripto. Dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Muhammadiyah, dan Mars Aisyiyah.

Dalam sambutannya, Wakil Ketua PDM Trenggalek, Catur Winarno, mengajak seluruh warga Persyarikatan untuk terus menjaga keikhlasan dalam ber-Muhammadiyah. Menurutnya, keikhlasan merupakan fondasi utama dalam menjalankan dakwah dan mengembangkan amal usaha Muhammadiyah.

Pengajian Ahad Pagi PDM Trenggalek kali ini tuan rumahnya adalah Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Gandusari. Acara dipusatkan di halaman MI Muhammadiyah (MIM) dan TK ABA Gandusari. Sejak pagi, halaman MIM Gandusari, Masjid Baitul Muttaqin, hingga rumah-rumah warga di sekitar lokasi dipenuhi jamaah.

Kesuksesan pelaksanaan kegiatan tidak lepas dari persiapan matang yang dilakukan PCM Gandusari selaku tuan rumah. Persiapan tersebut dilakukan mengingat Pengajian Ahad Pagi PDM Trenggalek selalu menarik ribuan jamaah. Perkiraan panitia pun terbukti. Ribuan warga memadati lokasi kegiatan hingga meluber ke area sekitar masjid. Menjadikan pengajian berlangsung semarak, tertib, dan penuh kekhidmatan.

Revisi Oleh:
  • Muhkholidas - 05/07/2026 16:44
Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu