Warga SMK Muhammadiyah 5 Gresik bersama masyarakat sekitar melaksanakan Sholat Iduladha 1447 H dengan penuh khidmat di halaman Masjid SMK Muhammadiyah 5 Gresik, Rabu (27/5/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus memperdalam makna ibadah Kurban dalam kehidupan sehari-hari.
Suasana kebersamaan tampak begitu terasa sejak pagi hari, ketika jamaah memadati area masjid untuk mengikuti rangkaian ibadah Iduladha.
Iduladha Mengajarkan Tiga Pilar Kehidupan
Dalam khutbahnya, Muh Amri Mukhtafirin, S.Pd., M.Pd. menyampaikan bahwa Hari Raya Iduladha bukan sekadar perayaan penyembelihan hewan Kurban, tetapi juga mengandung pelajaran hidup yang sangat penting.
“Iduladha mengajarkan kepada kita tiga pilar kehidupan yang sangat penting, yaitu iman, hakikat pengorbanan, dan kepedulian sosial. Ketiga pilar ini tercermin dalam kisah Nabi Ibrahim a.s. dan Nabi Ismail a.s. yang menunjukkan ketaatan luar biasa kepada Allah Swt.,” ungkapnya.
Menurutnya, tiga nilai tersebut menjadi fondasi penting dalam membangun kehidupan yang lebih baik, baik secara pribadi maupun sosial.
Muh Amri menjelaskan bahwa kisah Nabi Ibrahim a.s. menjadi teladan nyata tentang kuatnya keimanan dan kepatuhan terhadap perintah Allah SWT.
Ia menegaskan bahwa iman tidak cukup hanya diucapkan, tetapi harus diwujudkan melalui tindakan nyata meskipun terkadang terasa berat bagi manusia.
“Nabi Ibrahim a.s. memberikan teladan bahwa seorang mukmin harus memiliki keyakinan yang kokoh terhadap perintah Allah. Iman tidak hanya diucapkan, tetapi juga dibuktikan melalui tindakan nyata,” jelasnya.
Keimanan yang kuat, lanjutnya, akan melahirkan kesabaran, keteguhan hati, dan keyakinan bahwa setiap ketentuan Allah mengandung kebaikan.
Selain iman, Iduladha juga mengajarkan makna pengorbanan dalam kehidupan.
Muh Amri menuturkan bahwa pengorbanan tidak selalu berkaitan dengan materi, tetapi juga tentang kesiapan seseorang mengorbankan waktu, tenaga, kenyamanan, bahkan ego demi tujuan yang lebih besar.
“Kurban mengajarkan bahwa tidak ada keberhasilan tanpa pengorbanan. Kita harus rela mengorbankan ego, kenyamanan, waktu, dan tenaga demi meraih kemaslahatan yang lebih besar serta mengharap ridha Allah Swt.,” tuturnya.
Menurutnya, semangat pengorbanan sangat relevan bagi generasi muda, khususnya para pelajar yang harus memiliki disiplin, kesungguhan belajar, dan komitmen dalam meraih cita-cita.
Dalam khutbah tersebut, Muh Amri juga menekankan pentingnya kepedulian sosial melalui ibadah Kurban.
Pembagian daging Kurban, menurutnya, menjadi simbol kebersamaan, solidaritas, dan perhatian terhadap sesama yang membutuhkan.
“Ibadah kurban bukan hanya tentang menyembelih hewan, tetapi juga menyembelih sifat egois dalam diri kita. Ketika kita berbagi kepada sesama, di situlah nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial tumbuh dan berkembang,” terangnya.
Melalui ibadah Kurban, umat Islam diajak untuk merasakan kebahagiaan bersama sekaligus memperkuat nilai kemanusiaan dalam kehidupan bermasyarakat.
Pelaksanaan Sholat Iduladha di halaman Masjid SMK Muhammadiyah 5 Gresik berlangsung tertib dan penuh kekhusyukan.
Momentum Iduladha tersebut diharapkan mampu mengajak seluruh warga sekolah dan masyarakat untuk meneladani ketakwaan Nabi Ibrahim a.s., memperkuat semangat berkorban, dan meningkatkan kepedulian sosial.
Dengan mengamalkan tiga pilar kehidupan yaitu iman, hakikat pengorbanan, dan kepedulian sosial, warga sekolah diharapkan menjadi pribadi yang lebih bertakwa, peduli terhadap sesama, serta mampu memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.





0 Tanggapan
Empty Comments