Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

SD Muhdelta Bagikan Inovasi Absensi Digital kepada SD Mukrida

Iklan Landscape Smamda
SD Muhdelta Bagikan Inovasi Absensi Digital kepada SD Mukrida
Study Sharing dan MOU Sistem Absensi Digital: SD Muhammadiyah 2 Krian Sambangi SD Muhdelta, Kolaborasi Inovasi yang Menginspirasi Sekolah Lain (Haris/PWMU.CO)
pwmu.co -

SD Muhammadiyah 8 Tulangan (SD Muhdelta) menerima kunjungan SD Muhammadiyah 2 Krian (SD Mukrida) dalam agenda Study Sharing dan penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) Sistem Absensi Digital, Rabu (19/8/2026).

Pertemuan tersebut menjadi ruang bagi kedua sekolah untuk berbagi pengalaman mengenai pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung administrasi dan pengelolaan kehadiran di lingkungan sekolah. Selain bertukar praktik baik, agenda tersebut dilanjutkan dengan penandatanganan MoU sebagai bentuk komitmen kerja sama antarlembaga.

Rombongan SD Mukrida terdiri atas Kepala SD Muhammadiyah 2 Krian Nanang Rouful Akbar, S.Pd.I., M.Pd., bersama Amam Fahrur, S.H., M.Pd., Gr., dan Achmad Fikri Rosyid, S.Pd., M.Pd. Kedatangan mereka disambut Kepala SD Muhdelta Muhammad Saifudin Zuhri, M.Pd., Gr., C.DCT., bersama tim sekolah.

Dalam sesi Study Sharing, SD Muhdelta memaparkan sistem absensi digital yang dikembangkan untuk membantu proses pencatatan, pemantauan, dan pengelolaan data kehadiran secara lebih efektif. Rombongan SD Mukrida juga berkesempatan melihat secara langsung mekanisme penggunaan sistem tersebut serta mendiskusikan berbagai aspek pengembangannya.

Pembahasan mencakup latar belakang pengembangan sistem, mekanisme penggunaan, serta peluang penyesuaian teknologi dengan kebutuhan masing-masing sekolah. Diskusi berlangsung interaktif dengan pertukaran pengalaman mengenai tantangan penerapan teknologi digital dalam pengelolaan administrasi pendidikan.

Kepala SD Muhdelta, Muhammad Saifudin Zuhri, mengatakan pengembangan sistem tersebut berangkat dari kebutuhan sekolah untuk mengoptimalkan pemanfaatan teknologi dalam pekerjaan administratif.

“Kami percaya bahwa teknologi akan lebih bermakna apabila mampu memberikan kemudahan dan manfaat dalam kehidupan sehari-hari. Sistem absensi digital ini kami kembangkan sebagai salah satu ikhtiar untuk membantu tata kelola sekolah menjadi lebih efektif, tertib, dan adaptif terhadap perkembangan zaman,” ujarnya.

Menurut Saifudin, inovasi dapat dimulai dari kebutuhan yang ditemukan dalam aktivitas sehari-hari di sekolah. Karena itu, pengembangan teknologi tidak harus selalu diawali dengan sistem yang kompleks, tetapi dapat dilakukan melalui proses mengenali kebutuhan dan mencari solusi yang sesuai.

“Sekolah harus terus belajar dan berani mencoba. Ketika kita menemukan kebutuhan, kemudian mau berpikir, belajar, dan mencari solusi, maka dari situlah inovasi bisa tumbuh. Yang terpenting adalah bagaimana inovasi tersebut benar-benar memberikan manfaat,” tambahnya.

SD Muhdelta Bagikan Inovasi Absensi Digital kepada SD Mukrida
SD Muhdelta berbagi inovasi absensi digital dengan SD Mukrida melalui Study Sharing dan penandatanganan MoU antarsekolah. (Haris/PWMU.CO)

Dari pihak SD Mukrida, Nanang Rouful Akbar mengapresiasi kesempatan untuk mempelajari sistem absensi digital yang dikembangkan SD Muhdelta. Menurutnya, kunjungan tersebut memberikan ruang bagi sekolah untuk memperoleh pengalaman baru yang dapat dipertimbangkan sesuai kebutuhan lembaganya.

SMPM 5 Pucang SBY

“Kami sangat mengapresiasi sambutan dari SD Muhdelta serta kesempatan untuk belajar langsung mengenai sistem absensi digital yang telah dikembangkan. Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat karena sekolah dapat saling bertukar pengalaman dan mengambil hal-hal positif yang dapat dikembangkan sesuai kebutuhan,” ungkapnya.

Ia berharap kerja sama kedua sekolah dapat berlanjut pada bidang lain, tidak terbatas pada pemanfaatan sistem absensi digital.

“Kami berharap hubungan baik ini terus berlanjut. Bukan hanya tentang sistem absensi digital, tetapi juga membuka peluang untuk saling belajar dalam berbagai bidang. Ketika sekolah-sekolah saling mendukung, tentu kemajuan pendidikan akan lebih mudah diwujudkan,” tambahnya.

Selain mengikuti sesi pemaparan, Amam Fahrur dan Achmad Fikri Rosyid turut mengikuti diskusi mengenai penerapan dan pengembangan teknologi digital di lingkungan sekolah. Pertukaran pengalaman tersebut menjadi bagian dari pembahasan untuk melihat kemungkinan pengembangan sistem sesuai kebutuhan masing-masing lembaga.

Setelah sesi Study Sharing, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan MoU Sistem Absensi Digital antara SD Muhdelta dan SD Mukrida. Penandatanganan tersebut menjadi dasar kerja sama kedua sekolah dalam pemanfaatan dan pengembangan sistem digital untuk mendukung kebutuhan administrasi sekolah.

Saifudin menegaskan SD Muhdelta terbuka untuk berbagi pengalaman pengembangan sistem sekaligus menerima masukan dari sekolah lain.

“Kami tidak ingin maju sendiri. Jika ada hal baik yang bisa kami bagikan, maka kami dengan senang hati akan berbagi. Begitu juga sebaliknya, kami siap belajar dari sekolah lain. Karena kami percaya bahwa pendidikan akan semakin maju apabila dibangun dengan semangat kolaborasi,” tegasnya.

Melalui agenda tersebut, SD Muhdelta dan SD Mukrida tidak hanya melakukan pertukaran pengalaman mengenai pemanfaatan teknologi, tetapi juga membangun dasar kerja sama melalui MoU Sistem Absensi Digital. Kerja sama tersebut selanjutnya dapat dikembangkan sesuai kebutuhan dan kesepakatan kedua sekolah.

Revisi Oleh:
  • Tanwirul Huda - 19/08/2026 22:47
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu